Tentang Lembaga Kami

Selayang Pandang

Inisiator
Inisiator Pendiri
Kebersamaan
Momentum Kebersamaan
Perubahan
Transformasi Lembaga

Akar Sejarah Kami

Ma’had Al-Jami’ah IAIN Ternate, yang pada mulanya dikenal dengan nama Bahrul Ulum atau "Cahaya Ilmu," memiliki akar sejarah yang panjang. Cikal bakalnya bermula dari kegiatan pengajian tradisional sejak berdirinya Fakultas Tarbiyah sebagai cabang dari IAIN Alauddin Makassar. Meski pengajian telah berjalan lama, kegiatannya belum terstruktur secara sistematis hingga pada tahun 2001, ketersediaan fasilitas asrama putra dan putri mulai menandakan embrio lembaga pendidikan keagamaan yang lebih terpadu di lingkungan kampus.

Gagasan konkret untuk mendirikan pesantren mahasiswa baru muncul pada tahun 2006, terinspirasi dari keberhasilan Ma'had UIN Malang. Diskusi santai namun visioner antara Almarhum Pak Abjan Yahya, Prof. Jubair, dan Ustaz Asep di sela kegiatan PTKIN se-Indonesia di Lembang mencetuskan ide pendirian pesantren ini. Menindaklanjuti hal tersebut, pada tahun 2007 seluruh civitas akademika mulai merumuskan konsep ma'had yang dipelopori oleh Almarhum Pak Dindin dan Pak Jasmin melalui studi banding mendalam ke Malang.

Pada tahun 2008, Ma'had IAIN Ternate resmi didirikan untuk pertama kalinya. Meski saat itu belum berstatus lembaga mandiri dan masih berupa proyek kegiatan STAIN Ternate, kepemimpinan pertama mulai dibentuk dengan menunjuk Pak Muhammad Rasyad Syarifuddin sebagai Mudir, didampingi Ustaz Asep sebagai Wakil, dan Pak Rijal Malawat sebagai Katib. Periode awal ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan kurikulum dan tata kelola pesantren mahasiswa di Ternate.

Transisi kepemimpinan terus berjalan dinamis dari tahun 2009 hingga 2012, mulai dari masa jabatan Ustaz Asep hingga Almarhum KH Yamin Hadad. Titik balik krusial terjadi pada tahun 2014 seiring beralihnya status STAIN menjadi IAIN Ternate. Perubahan ini secara otomatis mengangkat status ma'had dari sekadar proyek menjadi lembaga resmi institusi. Sejak saat itu, estafet kepemimpinan terus berlanjut melalui dedikasi Ustaz Amri, Ustaz Harun, hingga terakhir diamanahkan kepada Ustaz Ibrahim.

Era baru dimulai dengan terbitnya SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1595 Tahun 2021, yang memperkokoh kedudukan Ma'had Al-Jami'ah dalam sistem PTKIN. Kini, Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ternate telah bertransformasi dari inisiatif pengajian tak terstruktur menjadi lembaga pendidikan yang kokoh dan integratif. Lembaga ini terus mengembangkan program pembelajarannya sesuai standar nasional, berperan sentral dalam mencetak mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

Visi Ma'had

"Terwujudnya Ma’had al-Jami’ah sebagai lembaga pendidikan pencetak kader ulama, ilmuwan dan pemimpin umat dengan mengintegrasikan aspek keilmuan, keislaman dan keindonesiaan."

Misi

01

Menunjang akselerasi integrasi keilmuan agama dan umum di IAIN Ternate.

02

Membina kader ulama, ilmuwan dan pemimpin umat yang mempunyai wawasan keislaman, keilmuan, keindonesiaan dan kemodernan.

03

Menciptakan lingkungan (milieu) yang kondusif bagi pengembangan dan penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.

04

Menciptakan lingkungan Islami dengan menerapkan disiplin pesantren yang sesuai dengan visi dan misi IAIN Ternate.

Tujuan Ma'had

Mampu Menganalisis persoalan akidah, ibadah, dan akhlak.

Memiliki akidah yang kokoh.

Terbiasa berbahasa Arab dan Inggris.

Terbiasa beribadah dengan baik.

Terbiasa berakhlak karimah.

Mampu membuat kreasi dan inovasi yang bermanfaat.