Beranda / Kabar Ma'had / Suara Merdu Mahasantri Ma'had...

Suara Merdu Mahasantri Ma'had Al-Jami'ah Pukau Sesdirjen Pendis dan Para Pejabat di Raker IAIN Ternate

Admin Mahad 13 June 2026
TERNATE — Lantunan ayat suci Al-Qur'an yang dibawakan mahasantri Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ternate, Siti Nazira Silia, berhasil memukau seluruh tamu undangan pada pembukaan Rapat Kerja Program dan Anggaran Tahun Anggaran 2027 di Auditorium Kampus I IAIN Ternate, Sabtu (13/6/2026).

Dengan suara yang tinggi, merdu, dan bacaan yang fasih, Siti Nazira menyita perhatian para hadirin. Suasana auditorium yang semula riuh seketika hening, larut dalam keindahan tilawah yang menggema memenuhi ruangan. Hadir menyimak di antaranya Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., Rektor IAIN Ternate, Dr. Adnan Mahmud, S.Ag., MA., para Wakil Rektor, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, serta seluruh unsur pimpinan lembaga.

Penampilan Siti Nazira, yang juga mahasiswi semester dua Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, menjadi bukti nyata bahwa pembinaan keislaman di Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ternate berjalan dengan baik dan membuahkan hasil. Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan tartil dan penuh penghayatan yang ia tampilkan mencerminkan kualitas pembinaan yang selama ini dijalankan di lingkungan ma'had.

Momen ini terasa semakin bermakna lantaran berlangsung di tengah penguatan kebijakan ma'hadisasi yang tengah digencarkan Kementerian Agama. Dalam arahannya pada kesempatan yang sama, Prof. Arskal Salim menempatkan ma'hadisasi sebagai salah satu dari 5 Arah Kebijakan Akselerasi Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan, bersama program double degree, fast track S1 ke S2, Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU), dan reformulasi pengembangan program studi.

Kebijakan ma'hadisasi yang dicanangkan Kemenag bukan sekadar menyediakan asrama mahasiswa, melainkan membangun Ma'had Al-Jami'ah yang sesungguhnya — dijalankan dengan tata kelola ala pesantren, kurikulum kepesantrenan, serta sistem pembinaan karakter yang terstruktur. Kebijakan ini lahir dari perhatian terhadap kualitas input mahasiswa PTKIN, terutama dalam hal literasi dasar keislaman, salah satunya kemampuan membaca Al-Qur'an.

Dalam konteks inilah, penampilan Siti Nazira menjadi cerminan langsung dari capaian yang ingin diwujudkan melalui program ma'hadisasi. Apa yang ia tampilkan di hadapan para tamu undangan bukan sekadar pengisi acara, melainkan etalase nyata dari proses pembinaan yang berjalan setiap hari di Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ternate.

Lebih dari itu, keberhasilan mahasantri memukau para pejabat tinggi Kemenag dan pimpinan kampus pagi itu menegaskan peran strategis Ma'had Al-Jami'ah dalam mendukung cita-cita besar IAIN Ternate menuju alih status menjadi UIN Sultan Baabullah (UIN SUBA). Sebagai lembaga yang menjadi rumah pembinaan keagamaan dan karakter mahasiswa, ma'had memiliki posisi penting dalam memperkuat mutu input dan output mahasiswa — salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam proses transformasi kelembagaan.

Mengusung semangat ma'hadisasi, Ma'had Al-Jami'ah IAIN Ternate berkomitmen terus berbenah agar setiap mahasantri tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan berkarakter Qur'ani. Sebab pada akhirnya, di balik megahnya cita-cita UIN Sultan Baabullah, terdapat ribuan mahasantri yang dibina untuk menjadi wajah dan kebanggaan kampus di masa depan.
Bagikan Berita Ini: